sinergipuspita.com – Sahabat Puspita, malam Lailatul Qadr merupakan malam yang paling dinantikan oleh umat Muslim di bulan Ramadhan. Keutamaannya sangat besar, bahkan disebut lebih baik dari seribu bulan. Tidak terasa, Ramadhan hampir berakhir. Lalu, bagaimana tanda orang dapat Lailatul Qadr? Apakah ada ciri yang bisa dirasakan?
Meski tidak ada yang benar-benar mengetahui kapan tepatnya malam tersebut terjadi, para ulama menjelaskan bahwa ada beberapa tanda dan perasaan yang biasanya dirasakan oleh orang yang mendapat Lailatul Qadr.
Apa Itu Malam Lailatul Qadr?
Malam Lailatul Qadr adalah malam penuh kemuliaan yang terjadi pada bulan Ramadhan, khususnya di sepuluh malam terakhir. Dalam bahasa Arab, Lailatul Qadr (ليلة القدر) berarti malam kemuliaan atau malam penetapan takdir.
Allah SWT menjelaskan keistimewaan malam ini dalam Al-Qur’an:
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam qadar.”
(QS. Al-Qadr: 1)
Pada malam ini, Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk hidup bagi seluruh umat manusia. Tidak hanya itu, ibadah yang dilakukan pada malam ini juga memiliki nilai yang sangat besar.
“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.”
(QS. Al-Qadr: 3)
Artinya, ibadah pada malam Lailatul Qadr setara dengan ibadah selama lebih dari 83 tahun.
Tanda Malam Lailatul Qadr Terjadi?
Malam Lailatul Qadr tidak disebutkan secara pasti waktunya. Namun Rasulullah SAW memberikan petunjuk agar umat Islam mencarinya pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.
“Carilah Lailatul Qadr pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadan.” (HR. Bukhari)
Sebagian ulama juga menjelaskan bahwa malam tersebut kemungkinan terjadi pada malam-malam ganjil, seperti malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadhan.
Karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah pada malam-malam tersebut agar tidak melewatkan kesempatan meraih keberkahan Lailatul Qadr.
Tanda Dapat Lailatul Qadr
Meski tidak ada yang bisa memastikan seseorang benar-benar mendapatkan malam Lailatul Qadr, para ulama menjelaskan beberapa tanda orang mendapat Lailatul Qadr yang biasanya dirasakan setelahnya.
1. Hati Terasa Lebih Tenang dan Damai
Salah satu tanda yang sering dirasakan adalah hati yang lebih tenang setelah beribadah. Ada rasa damai yang sulit dijelaskan, seolah hati menjadi lebih ringan dan dekat dengan Allah.
Pada malam tersebut, suasana ibadah terasa lebih khusyuk dan penuh ketenangan.
2. Ibadah Terasa Ringan dan Nikmat
Tanda lain adalah ibadah terasa sangat ringan dilakukan. Shalat malam, membaca Al-Qur’an, hingga berdoa terasa mengalir tanpa rasa berat.
Banyak orang juga merasakan kenikmatan dalam beribadah yang jarang dirasakan pada malam-malam biasa.
3. Suasana Malam Terasa Lebih Tenang
Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa malam Lailatul Qadr terasa sangat damai, tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.
Malamnya terasa tenang, seolah penuh keberkahan.
4. Matahari Terbit dengan Cahaya Lembut
Rasulullah SAW juga menyebutkan salah satu tanda yang terlihat pada pagi harinya.
“Matahari terbit pada pagi hari tanpa sinar yang menyilaukan.” (HR. Muslim)
Cahaya matahari pada pagi tersebut tampak lebih lembut dibandingkan hari-hari biasanya.
5. Muncul Keinginan untuk Terus Berbuat Baik
Tanda lain yang sering dirasakan adalah munculnya dorongan kuat untuk terus melakukan kebaikan setelah malam tersebut.
Hati terasa lebih mudah tersentuh, lebih ingin beribadah, dan lebih peduli kepada sesama.
Doa yang Dianjurkan Saat Lailatul Qadr
Rasulullah SAW mengajarkan doa yang sangat dianjurkan untuk dibaca ketika mencari malam Lailatul Qadr:
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan menyukai pengampunan, maka ampunilah aku.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Doa ini menjadi salah satu amalan utama yang dianjurkan untuk dibaca berulang kali pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.
Baca Juga: amalan wanita haid untuk raih Lailatul Qadr
Maksimalkan Lailatul Qadr dengan Sedekah
Sahabat Puspita, sepuluh malam terakhir Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperbanyak amal kebaikan, salah satunya dengan bersedekah. Pada malam Lailatul Qadr, setiap amal memiliki pahala yang berlipat ganda, bahkan lebih baik dari ibadah selama seribu bulan.
Karena itu, memaksimalkan Lailatul Qadr dengan sedekah bisa menjadi salah satu cara untuk meraih keberkahan yang lebih luas. Selain menjadi ladang pahala, sedekah juga dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, mulai dari anak yatim, lansia, hingga keluarga dhuafa.
Sahabat Puspita dapat bersedekah dengan mengirimkan donasi langsung ke rekening berikut atau melalui link yang tersedia di bawah ini.
KLIK UNTUK: SEDEKAH LAILATUL QADR

Disisa-sisa Ramadhan ini, mari maksimalkan kesempatan di sepuluh malam terakhir ini dengan memperbanyak sedekah bersama Sinergi Puspita. Semoga setiap kebaikan yang kita lakukan menjadi amal yang dilipatgandakan pahalanya dan menjadi jalan untuk meraih keberkahan malam Lailatul Qadr.