Psikososial Pascabencana Aceh Berlanjut, Sinergi Puspita Dampingi Ibu Terdampak

Sinergipuspita.com – Psikososial Pascabencana  Sinergi Puspita di Aceh kembali berlanjut. Sebelumnya, relawan Sinergi Puspita mengunjungi Aceh pada 13–15 Desember 2025 untuk menyalurkan bantuan dan mendampingi masyarakat terdampak banjir. Kali ini, Relawan Sinergi Puspita kembali hadir sejak 22 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026. Relawan Sinergi Puspita, Nia Adriani, turun langsung ke lokasi untuk melanjutkan pendampingan pascabencana.

Pada aksi sebelumnya, Sinergi Puspita telah menyalurkan bantuan logistik dan layanan psikososial bagi anak-anak di pengungsian. Dalam aksi kemanusiaan lanjutan ini, pendampingan diperluas dengan menyasar orang dewasa, khususnya orang tua, guna mendukung pemulihan psikologis pascabencana.

“Saya sebagai tim psikososial anak dan dewasa bertugas di Aceh sejak 22 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, selama 13 hari, di 10 lokasi pengungsian yang tersebar di Kabupaten Bireuen, Aceh Utara, dan Pidie Jaya. Jumlah tim sekitar sembilan orang yang terdiri dari psikolog, konselor, praktisi anak, serta tim psikososial lainnya,” ujar Nia.

Relawan Sinergi Puspita Mendampingin Psikososial Pascabencana untuk Ibu-Ibu di Pengungsian

Psikososial Pascabencana Sinergi Puspita di Pengungsian

Memasuki hari kedua kegiatan, pada 23 Desember 2025, relawan Sinergi Puspita mendampingi para ibu di pengungsian Meunasah Balek, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Dalam suasana haru, para ibu menceritakan pengalaman mereka pascabanjir. Dengan mata berkaca-kaca, mereka menyampaikan harapan agar lumpur sisa banjir dapat segera dibersihkan dan bencana serupa tidak kembali terjadi.

Di lokasi pengungsian berikutnya, Desa Krueng Beutang, Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen., relawan mendapati seorang anak penyandang down syndrome. Anak tersebut masih tinggal di pengungsian dan terlihat anteng saat bermain. Ia juga mampu mengikuti kegiatan pendampingan psikososial dengan baik.Relawan Sinergi Puspita bersama korban Banjir Aceh yang Mengidap Down Syndrom

Semangat gotong royong juga tampak dari dapur umum pengungsian. Para ibu bekerja sama memasak dalam jumlah besar setiap hari untuk memenuhi kebutuhan para penyintas banjir.

Pendampingan Psikososial Pascabencana di Desa Lainnya

Pada hari yang sama, relawan Sinergi Puspita melaksanakan kegiatan psikososial kedua di Desa Blang Pajoe, Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen. Selanjutnya, kegiatan pendampingan psikososial berlanjut pada 24 Desember 2025 bersama para ibu di Desa Lueng Kuli, Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, Aceh. Dalam sesi ini, para ibu diajak menuliskan perasaan, pikiran, serta harapan mereka setelah mengalami bencana.

Menutup rangkaian aksi kemanusiaan sepanjang 2025, relawan Sinergi Puspita juga menyalurkan bantuan Hygiene Kit di Desa Cot Seurani Aceh Utara, sekaligus melaksanakan kegiatan psikososial bagi para ibu di lokasi pengungsian.

Nia Adriani mengatakan kegiatan pendampingan difokuskan pada proses pemulihan emosional penyintas. “Kegiatan kami di antaranya mendengarkan cerita para ibu, mengambil data melalui kuesioner untuk mengetahui kondisi psikologis ibu dan anak-anak, serta melakukan sesi konseling yang didampingi langsung oleh psikolog,” Ceritanya.

Melalui diskusi dalam kelompok kecil, para ibu dapat mengekspresikan rasa takut, lelah, dan kebingungan yang mereka rasakan. Namun demikian, suasana pendampingan tetap terasa hangat.

Menguatkan Penyintas Melalui Aksi Kemanusiaan Berkelanjutan

Melalui rangkaian aksi kemanusiaan ini, Sinergi Puspita terus berupaya hadir mendampingi para penyintas banjir Aceh. Pendampingan tidak hanya dilakukan melalui bantuan logistik, tetapi juga melalui penguatan psikososial. Hal ini menjadi bagian penting dalam proses pemulihan pascabencana.

Untuk terus mengikuti perkembangan penyaluran bantuan serta laporan kegiatan langsung dari lapangan, Sahabat Puspita dapat terhubung melalui kanal media sosial kami. Mari bersama menumbuhkan kepedulian dan menghadirkan harapan bagi saudara kita yang terdampak.
Instagram: @sinergipuspita
Facebook: Sinergi Puspita