Sinergipuspita.com – Sahabat Puspita, anak merupakan anugerah dari Allah. Selain itu, anak juga adalah amanah terbesar yang Allah titipkan. Orang tua wajib menjaga dan mengasihi anak agar mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab. Setiap orang tua memiliki caranya sendiri dalam mendidik anak, namun penting untuk memahami arti parenting Islami.
Menetapkan parenting Islami memang tidak mudah. Diperlukan kesabaran, ketelatenan, dan pola asuh yang tepat agar anak dapat tumbuh dengan nilai-nilai Islam yang kuat.
Apa itu Parenting Islami?
Parenting Islami merupakan pola asuh orang tua dalam mendidik dan membesarkan anak sesuai dengan ajaran Islam, yang berlandaskan Al-Qur’an dan sunnah.
Pola asuh tersebut bertujuan agar anak memiliki dasar pendidikan yang kuat, sehingga tumbuh menjadi manusia berakhlak mulia dan berkarakter baik.
Anak tentu belum mampu memahami hal-hal yang rumit. Oleh karena itu, pembelajaran harus dimulai dari hal dasar, sesuai dengan pemikiran anak-anak. Natasha Rizky, seorang artis sekaligus ibu dari tiga buah hati, membagikan pengalamannya dalam mengenalkan tauhid melalui podcast bersama Sabrina Anggraini. (simak podcastnya disini)

Cara Mengenalkan Tauhid kepada Anak ala Natasha Rizky
- Kenalkan rasa cinta Allah yang besar
Natasha selalu berkata kepada anak-anaknya, “Cinta Allah lebih besar daripada cinta ibu dan ayah.” Alih-alih menakuti, ia lebih dahulu menanamkan rasa cinta kepada Allah. Misalnya dengan mengajak anak merenung, “Allah cinta sama kakak. Dari pagi sampai siang sudah berapa nikmat yang Allah kasih?” Pertanyaan sederhana seperti ini kerap ia ajukan kepada buah hatinya. - Hindari menakut-nakuti tentang Tuhan
Kalimat seperti “Kalau tidak salat masuk neraka” atau “Kalau tidak mengaji nanti ditemani setan” menurut Natasha sebaiknya dihindari. Hal tersebut dapat membentuk mindset negatif anak terhadap agama dan membuatnya merasa terpaksa, bahkan takut, bukan karena cinta. - Ajak anak merefleksikan diri
Natasha juga sering berkata, “Allah kasih kamu makanan ditunda-tunda tidak? Kalau begitu, kenapa kamu menunda salat?” Dengan cara ini, anak bisa berpikir bahwa sebagaimana Allah memudahkan urusan mereka, maka mereka pun harus melaksanakan perintah Allah dengan mudah dan tanpa menunda.
Menurut Natasha, alasan ia mengenalkan konsep tauhid sejak dini adalah karena tauhid merupakan inti kehidupan yang akan menjadi pola dasar anak. Jika diajarkan sejak kecil, ketika dewasa anak akan lebih mudah taat dan tidak mudah tersesat.
Selain cara dari Natasha Rizky, berikut beberapa penerapan parenting Islami lain yang bisa dilakukan:
- Dengarkan Al-Qur’an setiap saat
Sahabat bisa memutar murottal ketika anak tidur, bermain, maupun beraktivitas lainnya. Dengan begitu anak akan terbiasa mendengar lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an. - Ceritakan kisah para nabi
Banyak buku kisah nabi yang bisa dijadikan referensi. Ceritakan kepada anak agar mereka mengenal tokoh panutan yang dapat dijadikan teladan. - Ajarkan doa-doa harian
Meskipun anak belum mampu melafalkan doa dengan benar, biasakan berdoa sebelum melakukan sesuatu. Misalnya sebelum makan, orang tua bisa membacakan doa, begitu juga saat hendak tidur. - Ajarkan dasar-dasar Islam
Perkenalkan rukun Islam, rukun iman, dan ajaran dasar lainnya dengan cara yang menyenangkan, misalnya melalui lagu atau permainan bersama.
Sebagai seorang muslim, dengan menerapkan parenting Islami anak akan tumbuh menjadi pribadi yang baik, saleh, tangguh, dan tidak mudah goyah oleh zaman. Menjadikan akidah Islam sebagai tonggak kehidupan akan membuat anak menjadi teladan yang baik, di keluarga maupun di masyarakat.

Bantu Mereka Bersama Sinergi Puspita!
Sahabat Puspita, pernahkah terbayang bahwa masih banyak anak di luar sana yang bahkan untuk bersekolah saja sulit? Orang tua mereka sibuk bekerja keras demi sesuap nasi agar anaknya tidak kelaparan. Mereka mungkin tak mengenal istilah parenting yang baik, namun kasih sayang tetap mereka berikan dengan cara sederhana yaitu memastikan anaknya bisa makan hari itu.
Sinergi Puspita mengajak Sahabat dermawan untuk turut peduli. Mari sisihkan sebagian rezeki terbaikmu dan salurkan melalui program-program Sinergi Puspita, agar lebih banyak anak dapat merasakan kasih sayang dan perhatian yang layak.
Lihat campaign kami lainnya di sini!