Sinergipuspita.com – Sahabat Puspita, belakangan ini sangat ramai diperbincangkan, Raya, balita berusia 4 tahun di Sukabumi, meninggal akibat infeksi cacingan. Sehari sebelum dibawa ke RSUD Syamsudin Kota Sukabumi, Raya sudah tak sadarkan diri. Setelah ditelusuri, ayah Raya mengidap TB paru dan ibunda Raya sendiri mengalami gangguan mental sehingga Raya tidak terlalu terawasi oleh orang tuanya.
Dari kasus tersebut, menyadarkan betapa pentingnya kebersihan lingkungan dan tempat tinggal. Perilaku tidak bersih dan minimnya kesadaran akan kebersihan menjadi salah satu faktor masuknya telur cacing ke dalam tubuh.
Penyebab Cacing Bisa Masuk ke Tubuh
Kontak langsung dengan cacing
Dokter yang menangani kasus Raya mengatakan, larva atau telur cacing bisa tidak sengaja terpegang oleh tangan, kemudian tangan tersebut dimasukkan ke mulut.
Terkontaminasi dengan makanan
Dokter juga menambahkan, larva atau telur cacing bisa terdapat pada bahan makanan seperti sayur yang tidak dicuci bersih, daging yang tidak dimasak sampai matang sehingga terkonsumsi dan masuk ke saluran pencernaan.
Ketika telur sudah masuk ke dalam tubuh, lambat laun bisa tumbuh di saluran pencernaan dalam 2 sampai 3 minggu.
Akibat Jika Seseorang Cacingan
Menderita stunting atau kekurangan gizi kronis
Dalam kasus cacingan pada anak, cacing akan mengambil nutrisi pada makanan yang dikonsumsi sehingga anak tidak terpenuhi gizinya meskipun sudah makan makanan yang sehat.
Terkena anemia atau kekurangan darah
Jika cacing yang terdapat di tubuh merupakan jenis cacing tambang, ia akan menempel pada usus dan mengisap darah.
Terjadi sumbatan usus
Dalam kasus yang parah, cacing bisa hidup di dalam usus dalam jumlah banyak sehingga menutupi saluran usus dan membuat usus tersumbat.
Infeksi organ dalam
Cacing bisa bermigrasi ke organ dalam lainnya seperti paru-paru dan menyebabkan infeksi di sana.
Sahabat Puspita, jangan anggap remeh penyakit cacingan. Jika dibiarkan, hal tersebut dapat berakibat fatal hingga merenggut nyawa. Namun, cacingan juga bisa dicegah.
Mencegah Cacingan
- Pemberian obat cacing 6 bulan sekali
- Menerapkan pola hidup sehat di keluarga
- Rutin membersihkan lingkungan rumah
- Menjaga kebersihan makanan
- Menggunakan alas kaki
Kasus Raya merupakan bentuk tidak meratanya program-program kesehatan di Indonesia dan juga kurangnya kepekaan terhadap saudara yang membutuhkan pertolongan.

Sinergi Puspita ajak untuk lebih peka dan peduli kepada sesama.
Di luar sana masih banyak saudara kita yang belum terjangkau bantuan. Sinergi Puspita hadir sebagai wadah agar mereka dapat terbantu melalui belas kasihmu. Mari, bersama kita lebih peduli kepada sesama agar tidak ada lagi yang merasa sendiri dalam keterbatasan.