PROGRAM

Program Sosial Kemanusiaan

PROGRAM SOSIAL KEMANUSIAAN

Psikososial

Hampir seluruh wilayah di Indonesia merupakan rawan bencana. Banyak gunung aktif, terdapat patahan-patahan, dan seringnya terjadi kekeringan di musim kemarau dan banjir di musim penghujan.

Semua itu berpotensi menimbulkan kerusakan fisik-material dan gangguan psikologis bagi para korban bencana. Masyarakat korban bencana sangat mungkin dilanda keputusasaan dalam situasi tidak normal saat bencana karena merasa ketakutan, kehilangan tempat tinggal dan sanak saudara, serta kadang tidak berdaya menjalani masa-masa pascabencana. Oleh karena itu, selain bantuan fisik juga diperlukan intervensi dalam hal pemulihan gangguan psikologis melalui dukungan psikososial

Setelah fokus pada pemenuhan kebutuhan pokok untuk bertahan hidup, para relawan juga harus memiliki kemampuan menangani secara psikologis yang disebut Psychological First Aid (PFA).  Bentuk-bentuk dukungan psikososial terdiri atas PFA, terapi ekspresif, dan konseling. Misalnya, anak-anak diajak terapi ekspresif dengan menulis, bernyanyi, atau dengan cara play therapy.

Kado Cinta Anak (Kaca)

Sebuah program rutin untuk anak anak selain santunan yatim juga diberikan berupa mainan anak anak, alat sekolah dan lainnya.

Beras untuk Yatim ( BAY )

Program kebutuhan pangan merupakan kebutuhan pokok yang perlu terpenuhi. Karena dengan makanan yaitu beras ini maka para santri memperoleh gizi serta tenaga yang digunakan untuk melakukan kegiatan sehari-hari , menghafal quran dan belajar.  Melalui program ini mereka bisa menghafal Quran tanpa terhalang rasa lapar.

Mini Sembako (Miko)

Kebutuhan pangan menjadi kebutuhan yang paling pokok bagi masyarakat. Paket Sembako berupa mini sembako diberikan kepada anak anak yatim dhuafa dan para santri. Selain itu juga memberikan keperluan sembako untuk Ponpes Quran Yatim Dhuafa.