Korban Banjir Pidie Aceh Ikuti Buka Puasa Bersama

Korban banjir di Pidie Aceh perlahan mulai bangkit setelah bencana yang sempat melanda wilayah Kabupaten Pidie Jaya beberapa waktu lalu. Meski air telah surut, dampaknya masih dirasakan hingga kini. Sejumlah fasilitas belum sepenuhnya pulih, sementara sebagian warga masih berupaya menata kembali kehidupan mereka setelah kehilangan akibat bencana tersebut.

Di tengah suasana Ramadan 1447 H, Sinergi Puspita mengajak anak-anak terdampak banjir untuk berbuka puasa bersama di Desa Meunasah Balek, Dusun Balek, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 30 anak sebagai bagian dari penyaluran bantuan dari Sahabat Puspita sekaligus untuk menghibur mereka setelah bencana.

Kegiatan dimulai sejak pukul 16.00 WIB hingga menjelang azan Magrib. Anak-anak diajak bermain, bercerita, serta mengikuti kuis dan tebak-tebakan yang dipandu oleh relawan, Kak Ipah. Meski masih dalam kondisi pascabencana, anak-anak terlihat ceria dan antusias mengikuti rangkaian acara hingga waktu berbuka tiba.

Baca juga: news bermain clay bersama adik di kp Pemulung Bekasi

“Alhamdulillah, anak-anak sangat ceria dan semangat di acara hari ini. Meski pascabencana, mereka sudah tidak terlihat sedih lagi,” ujar Kak Ipah saat mendampingi kegiatan.

Penyaluran Korban Banjir Pidie Aceh

Sebelumnya, rumah yang digunakan sebagai lokasi kegiatan sempat terendam banjir dengan ketinggian lumpur mencapai sekitar dua meter. Warga bersama relawan bergotong royong membersihkan lumpur dan puing-puing secara bertahap meski saat itu kondisi masih diguyur hujan. Kini bangunan tersebut perlahan mulai diperbaiki agar kembali dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Ketua Yayasan Sinergi Puspita, Nia Adriani, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan dukungan bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh.

“Terima kasih kepada Sahabat yang sudah peduli kepada saudara kita, baik melalui bantuan materi maupun dalam bentuk doa. Semua itu sangat berarti. Semoga Allah selalu memberkahkan kita di Ramadan ini,” ujar Nia Adriani.

Di momen Ramadan ini, Sinergi Puspita mengajak Sahabat untuk terus berbuat kebaikan dengan bersedekah melalui berbagai program yang dijalankan. Selama Ramadan, Sinergi Puspita telah menyalurkan beragam bantuan seperti makanan berbuka puasa, paket sembako, serta berbagai bentuk kepedulian lainnya bagi masyarakat yang membutuhkan. Mari terus menebar kebaikan bersama Sinergi Puspita, tidak hanya selama Ramadan, tetapi juga setelah Ramadan berlalu.

Melalui kegiatan ini, Sinergi Puspita berharap dapat menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi anak-anak yang terdampak bencana, sekaligus menyalurkan amanah bantuan dari para donatur. Momentum Ramadan juga diharapkan dapat memperkuat kepedulian dan solidaritas untuk saling membantu sesama yang sedang membutuhkan.

Baca juga: Penyaluran Fidyah untuk penyitas Aceh