

Bencana Sumatera di penghujung tahun 2025 ini, menjadi pengingat bagi kita semua, agar tidak bertindak sesuka hati dan semena-mena. selalu memperhatikan alam sekitar.

Curah ekstrem yang terjadi selama beberapa hari berturut-turut telah memicu banjir bandang dan tanah longsor di berbagai wilayah di Sumatra, meliputi Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Banyak orang meninggal dunia, sementara puluhan lainnya masih dilaporkan hilang. ribuan rumah rusak, fasilitas umum lumpuh, dan ribuan warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Kondisi pasca-banjir. (f: kompas.com)
Data terbaru 9 Desember 2025 dari BNPB dimana korban bencana yang dinyatakan meninggal dunia mencapai 962 jiwa, hilang 291 jiwa, terluka 5.000 jiwa dan jumlah pengungsi menjadi 1.057.482 jiwa.

Sahabat, saya Nisaut Tazkiyah berkolaborasi dengan Sinergi Puspita ingin mengajak bersama-sama membantu masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera. Mereka masih butuh bantuan kita, karena masih banyak daerah yang belum mendapatkan bantuan (terisolir) karena jalur terputus oleh longsor.

Ayo Bantu Pemulihan Aceh, Sumut, dan Sumbar!
Setiap bantuan, sekecil apa pun, sangat berarti untuk :
- kebutuhan logistik seperti beras, minyak, hygine kits dll
- dapur umum
- makanan siap saji dan air bersih
- dukungan psikososial pada anak
Mari hadir untuk mereka yang sedang berjuang melewati masa paling berat dalam hidupnya. Cara Berdonasi:
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik